Kamis, Maret 11, 2010

Pantaskah aku...???

(sebuah renungan pagi hari)

Bolehkah aku memujiMU
Disaat hati ini menggerutu

Bolehkah aku memohon ampunanMu
Disaat aku menikmati dosa yang kubuat


Bolehkah aku meminta berkatMu
Bolehkah aku menyebut namaMU yang Kudus
Disaat banyak dosa yang kulakukan
Secara sadar dan kunikmati dosa itu..

Aku malu Tuhan,
Atas apa yang kulakukan
Kusebut Engkau Tuhanku
Disaat aku juga meminta bantuan tuhan yang lain

Aku malu Tuhan,
Aku ingin memujiMu
Aku ingin menyembahMu
Aku ingin mengadu padaMu
Tapi apa yang kulakukan semuaNya melukai hatiMu

Masih bolehkah aku
Masih pantaskah aku
Masihkah Engkau mengampuniku
Masihkah Engkau mendengar doa-doaku

Serasa hampa hati ini
Serasa aku mengkhianatiMu
Aku pasrahkan hati ini Tuhan
Aku tahu kesalahanku
Tapi aku menikmatinya Tuhan
Menikmati setiap dosa yang kuperbuat
Menyakiti sesamaku
Menyembah tuhan yang lain

Aku mohon ampunanMu….
Ubah hatiku menjadi yang baru
Seturut kehendakMu
Jangan biarkan aku hanyut dalam kesenaganku
Kesenangan mengguncingkan orang
Kesenangan menyombongkan diri
Kesenangan atas milik orang lain

Label: , ,

Rabu, Desember 02, 2009

Rindunya aku

Rindunya aku padamu sayang
hati ini terasa tak tenang
saat kau jauh dari sisiku

Tak pernah sekalipun engkau jauh dariku, sayang
tetapi kali ini kita terpisah cukup lama
hati ini terasa tersayat-sayat
pedih, pilu...
tak terbayangkan betapa aku rindu padamu


Senyumanmu, membuatku merasa menjadi orang yang paling bahagia
Pelukanmu, terasa hangat menyentuh tubuhku
Aku sangat rindu padamu

Keadaan yang memaksa kita harus berpisah untuk sementara waktu, sayang
Aku yakin, kamu pasti rindu padaku, sayang,
hanya kata itu tak terucap dari bibirmu yang mungil

Perpisahan yang singkat ini cukup menyiksaku, sayang
disaat yang sama, seharusnya kita bisa menghabiskan waktu bersama
bercanda, tertawa, dan tersenyum bersama
Aku akan menunggu saat itu datang, sayang..

Cintaku, jangan marah padaku,
karena perpisahaa sementara waktu ini,
Aku menanti pertemuan itu, cintaku
biarlah, pelukanku dapat memberikan kenyamanan padamu
biarlah, pelukanku dapat mengobati kerinduan kita

aku sayang padamu
aku kangen padamu

(puisi ini buat buah hatiku tercinta, yang harus mengungsi, karena aku sakit)

Label: ,

Minggu, Oktober 04, 2009

Sebuah Renungan

Saat tak ada lagi wajah yang ditemui
saat tak ada lagi orang yang disayang di sisi
Saat kesepian menjemput diri
Saat kematian terasa dekat dihati...
Saat itu datang.. siapkah aku?


Terdengar kabar menyedihkan dari saudaraku nun jauh disana
Banyangan mencekan kembali datang mengingatkanku
Betapa kecil arti diri

Ketika tawa tergambar diwajah,
kala sang buronan dinyatakan tewas
akhirnya, Ramadhan kala itu sangat berkesan

Namun, belum juga tawa itu selesai,
terdengar kabar dari saudaraku nun jauh disana
Alam kembali menunjukkan kuasanya
Lewat bencana, Tuhan menunjukkan siapa yang terbesar
siapa yang terkuat..

Tak dapat kubayangkan
banyak ibu rela mengorbankan nyawa demi anakknya
banyak anak menangis pilu kehilangan orang tuanya
tak dapat kubayangkan
jika suasana itu datang menghampiriku...

Aku ingin berteriak.....
aku belum siap Tuhan untuk menghadapinya
kehilangan orang-orang yang kucintai
kehilangan seluruh memori tentang hidupku
kehilangan apa yang telah kumiliki saat ini..


Namun,
hanya padaMu ya Tuhan,
aku serahkan semuanya..
mereka yang menderita PASTI juga belum siap kehilangan semuanya

Oh Tuhan,
tak cukup air mata ini turun
tak cukup hanya kata-kata saja
hanya sebait doa yang dapat kupanjatkan
untuk semua korban bencana Alam
tak banyak kata-kata .....
Gigihkanlah ketakwaan mereka kepadaMU
menghadapi masa yang akan datang

Label: ,

Selasa, Januari 27, 2009

Selamat ulang tahun

Menapak hari,
bertambah usia,
mereguk manis dan duka dunia
mencari jati diri yang sesungguhnya


Entah apa yang bisa kupanjatkan
secuil doa yang sama tiap tahun
semoga engkau semakin diberkati
dengan kesehatan
dengan rejeki berlimpah
makin menjadi ayah yang baik
diberkati Tuhan dengan kedamaian

Indahnya hari ini
semoga menjadi tanda sukses di tahun ini
sukses berkarir
sukses berkeluarga
sukses menapaki dunia yang semakin kompleks

Selamat ulang tahun my honey

Label: , ,

Senin, Agustus 25, 2008

kemana Langkahku Pergi

Kemana langkah kan membawaku
aku terombang-ambing diantara dua lautan
akankah kaki ini dapat berpijak diantara ganasnya lautan

Secercah asa kucari kesana-kemari
kucari petunjuk jalanan, kemana kan membawaku
namun tak jua kutemukan petunjuk itu



Haruskah aku diam,
dalam diam pun kuterombang-ambing
dalam diam pun kutak tahu cahaya mana yang kuikuti

Kutahu,
seribu tangan kan dapat menggapaiku dalam asa
namun, tangan mana yang sanggup menggapaiku
tangan mana yang tulus menggapaiku
akankah aku memilih yang benar

Kemana langkah kan membawaku pergi
sunyi sepi sendiri
dalam diam kubertanya
kemana cahaya yang selama ini berkilau
namun tak jua kudapati

kemana langkahku pergi
menuju cahaya yang kekal
cahaya kemuliaan
cahaya keabadian
cahaya cinta kasih

sekarang semua bagai sirna
gelap gulita
hanya sentuhan angin berdesir
hanya teriakan-teriakan yang terdengar

akankah dapat kutemukan cahaya itu

Kemana langkah kan membawaku pergi

Label: ,

Minggu, Agustus 17, 2008

MERDEKA, sudahkah??

Merdeka,
apakah kita sudah benar-benar Merdeka
atau hanyalah kiasan semata

Merdeka,
apakah hanya sekedar pelarian dari sebuah kungkungan
apakah hanya sekedar pelarian dari sebuah peraturan
apakah hanya sekedar pelarian dari sebuah kesewenang-wenangan




MERDEKA... MERDEKA,.. MERDEKA
apapun arti merdeka
hari ini bangsaku telah merdeka selama 63 tahun
hari ini berbondong-bondong menuju lapangan upacara
MERDEKA....
antara kemerdekaan dan kewajiban untuk berupacara..

MERDEKA... MERDEKA.. MERDEKA
hari ini bangsaku menerima emas dari olimpiade,,
hari ini pula sang pemimpin menjadi seorang kakek

apa arti MERDEKA buatmu sobat..

Label: , ,

Kamis, Juli 24, 2008

Bersyukur dan Tersenyum

Sebait senyum tak kusimpulkan pagi ini
Entah mengapa, suasana pagi ini tak terasa indah bagiku

Aku juga tak terpengaruh oleh pilihan Gubernur kemarin
Aku juga tak terpengaruh oleh maraknya berita mengenai Harga Minyak
Aku juga tak terpengaruh oleh yang lain libur kemarin aku masuk
Aku juga tak terpengaruh oleh derasnya berita kriminalitas

Namun, pagi ini suasana hatiku tak karuan
Penyakit moodyku kembali menyerangku
Kemana perginya senyumanku
Kemana perginya keramahanku
Kemana perginya ........

Pfuhhhh......
Aku tak boleh mengeluh atas keadaan
Aku tak boleh berkata aku sedang malas
Aku tak boleh berkata mengapa hidupku begini
Aku tak boleh mencari kambing hitam

Namun,
Keadaan memang seperti ini
Aku memang sedang malas
Hidup memang begini, Inilah Hidup
Kambing hitam tak ada, Kambing putih yang banyak :)

Aku harus tetap ceria
Karena hidup adalah bagian dari panggung sandiwara :)

Aku harus tetap melangkah maju
Karena berdiam diripun tak menyelesaikan masalah

Aku harus tetap bersyukur
Karena Syukur merupakan wujud terima kasihku padaNya

Yah....
Itulah yang harus dilakukan terus menerus
BERSYUKUR SELALU, dimanapun aku berada
Dan rasakan bedanya
Awalilah dengan menarik bibir ke atas,
Dan mulailah TERSENYUM :) :) :)

Label:

Sabtu, Juli 12, 2008

Kapan kesampaian ya

Sebatas angan angan menyapa
hanya mimpi yang ingin nyata

sebatas angan-angan hanyalah khayal
lamunan diri tuk jadi yang lain

kesadaran diri menggugah hati
tuk satukan tujuan, satukan mimpi, satukan asa
namun kapankah itu terjadi
tak sebatas khayal indah dibenak ego

sebatas angan hanyalah khayal
impian yang menjadi nyata
khayal itu menghias mimpi mimpi

kapankah jadi nyata..?

wujudkan mimpi
menggapai asa
menggenggam diri dalam angan
tuk satu tujuan

Sebait angan torehkan asa
genggam dan wujudkan mimpimu
raih semua
nyatakan semua
semua angan yang menggeliat dibenak

kapankah itu terwujud?

Label:

Jumat, Juni 27, 2008

Syukur

Syukur kuucapkan KepadaMu
atas semua berkah yang telah kuterima selama 27 tahun
terima kasih buat nafas yang boleh kuhirup
atas alam yang telah menemaniku sepanjang umur ini.

Terima kasih atas kesehatan,
atas keluarga
atas kerabat
atas teman
atas orang yang kurang menyukaiku
atas orang yang kujumpai selama ini

Terima kasih atas senyuman
terima kasih atas cacian
terima kasih atas hinaan
terima kasih atas penderitaan
terima kasih atas kenyamanan
terima kasih atas ketidaknyamanan

Terima kasih atas KAP Ventje Jansen
Terima kasih atas PT. Arta Boga Cemerlang
Terima kasih atas PT. Surapita Unitrans
Terima kasih atas PT. Tanindo Subur Prima

Terima kasih atas SD Pakis X
Terima kasih atas SMP St, Maria
Terima kasih atas SMUK St, Maria
Terima kasih atas Unika Widya Mandala

Terima kasih atas buat orang yang telah menjadikanku
sampai seperti sekarang ini.
Terima kasih atas kejadian yang sudah terjadi
dan akan terjadi

Terima kasih Tuhan buat limpahan Berkat yang telah Engkau beri
Aku minta lima
Engkau beri bukan enam
bukan tujuh
tapi sepuluh

Terima kasih Tuhan buat keluarga yang telah Engkau ciptakan
Aku minta sabar dan pengertian
Engkau beri keharmonisan

Terima kasih Tuhan buat pekerjaan ini
Aku minta kenyamanan
Engkau beri aku Keindahan

Terima kasih Tuhan buat teman-teman
Aku minta pengertian
Engkau beri kejutan

Terima kasih buat hari spesial ini
Engkau berikan kejutan lewat keluarga dan teman-teman
Engkau berikan perhatian melalui mereka

Hanya ini Tuhan yang dapat aku persembahkan
hanya ini
sebuah ucapan syukur

Label: ,

Rabu, Juni 25, 2008

Kesadaran

diambil dari: http://www.allaboutword.wordpress.com

Peluhku disini..

menggapai asa yang ingin dicapai

Akankah sebatas mimpi dan harapan?


Sepintasku termenung

menyadari diri dalam lingkup luas

sejatinya diriku tiada abadi

sejatinya bagian dari drama hidup

terjadi karena suatu sebab


Asaku, asamu, dan asa kita

hanya terjadi dari sebuah hal

kesadaran

kesadaran akan siapa kita

kesadaran dari mana kita berasal

kesadaran akan mahkluk-Nya yang katanya sempurna


Kesadaran itu kini kian tipis

entah direntas emosi

entah direntas kondisi ekonomi

entah direntas moralitas

entah direntas baitan drama kehidupan

semua mengalun bak air mengalir


Sadarilah itu..

sebagai bagian dari kehidupan

kehidupan yang fana..

Tunduk padaNya

makin membuka kesadaran kita

akan berpikir

akan bertindak

akan kesadaran hakiki kita

Label:

Minggu, Mei 25, 2008

Terenyuhku

Terenyuhku pada dukamu
tetesan itu begitu nyata dihadapanku
sembari tersenyum engkau menutupnya
tapi tetap saja tampak olehku

Terenyuhku pada dukamu
seakan tak percaya batu itu akhirnya meleleh
tatapan kosong seakan mensyaratkan
betapa dukamu menghadapi semua

Terenyuhku pada dukamu
kau yang selama ini menjadi bara
kau yang selama ini menjadi batu
ternyata kau juga seorang insan biasa

Terenyuhku pada dukamu
mulutku menganga seakan tak percaya
hatiku menjadi syahdu
manakala melihatku tersedu

begitu sulitkah keadaan
begitu sulitkah pikirmu
begitu sulitkah asamu
begitu sulitkah.......

Kemanakah api yang dulu kau barakan
kemanakah batu yang dulu kau simpan
kemana semua kebohongan itu
tapi kuyakin satu hal
itu keluar dari hatimu yang paling dalam

terenyuhku pada dukamu
duka yang menghadapkanmu dipersimpangan jalan
egomu seakan hilang ditelan bumi
teriakanmu yang begitu kencang tak lagi terdengar

terenyuhku pada dukamu

Label:

Kamis, Maret 20, 2008

Sebuah Langkah Awal

Walau dalam kegalauan
langkah nyata telah kutempuh

saat ini adalah saat dimana aku harus menentukan langkah
namun dipersimpangan terus saja berjalan
menengok ke kiri dan kanan
sambil terus berjalan

andai Engkau membimbingku
tak kan galau langkah ini menuju persimpangan

tapi kuyakin,
disaat kubimbang dan putus asa
jejak kaki yang kulihat
adalah JEJAK KAKIMU

Label: , ,

Jumat, Februari 15, 2008

Berpikir Positif

Kata ini paling gampang saya ucapkan, tapi susah untuk dilakukan....
Saya seringkali terjebak oleh yang namanya perasaan.
Pembenarannya adalah: saya kan perempuan......

tapi kalau dilihat, tidak semua perempuan seperti saya...
jadi apa yang harus saya lakukan...?

ternyata kalau mau direnungkan:
- lingkungan sangat berpengaruh...

saya bekerja pada lingkungan yang mengharuskan saya untuk terus berpikir positif
saya harus menyerap energi positif...
tapi dari mana...
bagaimana...
dan mengapa....

Hal ini penting sekali dipelajari
BERPIKIR POSITIF
agar kita tidak terjebak pada yang namanya CUPET

kalau kita negatif apa sih yang didapat:
- mikir terus
- nangis
- menyesali hidup
- cepat tua...

anda mau...
ini ada sebuah referensi yang menurut saya bagus untuk dibaca....


Berpikir positif! Berpikir positif! Kalimat itu sering sekali didengar di kantor. Berulang-ulang. Apa pun yang terjadi, selalu berpikir positif! Apalagi atasan Neni. Beliau paling suka mengucapkan kalimat tersebut. Neni sih senang-senang saja mendengar kalimat tersebut. Betul juga sih. Manusia harus selalu berpikir positif. Kalau berpikir negatif terus, bisa-bisa wajah jadi kusut dan cepat tua.
Namun, tadi pagi, ada suatu peristiwa yang membuat Neni merasa tidak bisa lagi berpikir positif. Seorang pelanggan setia datang ke kantor. Beliau memang sering berkunjung. Sebagai petugas customer service, Neni menyambutnya, mempersilakan duduk dan menawarkan bantuan. Tidak seperti biasanya, pelanggan itu tidak bersikap santai dan gembira, tetapi dia datang dengan wajah kusut. Tanpa senyum lagi.
Neni tetap tenang. Setelah duduk, dia menawarkan minuman yang dijawab dengan gelengan kepala. Lalu tiba-tiba dia marah-marah. Neni sendiri masih bingung dan belum mengerti permasalahannya. Neni masih belum mengerti mengapa pelanggan ini marah-marah. Namun, dia tidak diberi kesempatan bertanya. Jangankan bertanya, mau mulai berbicara saja sudah langsung dipotong. Orang itu tidak berhenti marah-marah.
"Perusahaan macam apa ini? Tidak profesional!.Tahu ga mbak, saya tidak suka bekerja sama atau berhubungan dengan orang yang tidak profesional.Di kantor saya, semua bekerja secara profesional! Padahal karyawan saya 200 orang mbak. Namun, tidak ada yang mempemalukan perusahaan........."
Neni masih belum mengerti juga. Mungkin ekspresi wajah Neni tampak masih bingung dan tidak menanggapi sesuai harapan pelanggan tadi, maka orang itu semakin marah. Bahkan, kini mulai tampak menyerang Neni. "Kok bengong sih mbak?" Neni terkejut mendengar perkataan orang itu dan tidak bisa menjawab apa-apa. "Wah, pantas perusahaannya tidak profesional. Karyawannya saja begini!", kata orang itu, lalu dia pergi.
Neni masih bengong sambil memandangi tamunya pergi. Perlahan-lahan mulailah emosinya muncul. Rasanya sakit hati sekali. Kurang ajar! Memangnya siapa sih dia??? Neni sangat kesal. Betul-betul sakit hati. Kasar amat ngomongnya. Neni sampai tidak tahan, lalu dia masuk ke dalam. Di depan gudang belakang dia menangis.
Kebetulan atasan Neni mendengar kejadian tersebut. Beliau langsung mencari Neni dan akhirnya menemukannya di depan gudang. Beliau mendekat dan berkata:" Dia bukan marah ke kamu."
Sambil menangis Neni menjawab: "Ke saya kok pak. Di sana tidak ada orang lain."
"Ya. Tapi dia bukan marah ke kamu."
"Jadi marah kepada siapa kalau bukan marah ke saya?" tanya Neni.
"Mungkin dia marah kepada dirinya sendiri, mungkin marah kepada perusahaan tempatnya bekerja, mungkin juga marah kepada atasannya, atau mungkin dia ada masalah pribadi yang kita tidak tahu. Sebenarnya dia patut dikasihani," kata atasannya.
Neni diam saja. Huh! Tapi kemudian Neni menurut ketika disuruh cuci muka dan memakai bedak lagi lalu kembali ke mejanya. Tentu saja Neni tidak bisa kerja lagi seperti biasa. Masih kesal. Padahal hari masih pagi, baru pukul 8.30.
Unek-unek
Saat itulah saya datang ke kantor Neni. Saya kenal baik dengan semua karyawan di sana karena saya rutin memberikan pelatihan di perusahaan tersebut. Melihat wajahnya yang tidak biasa, saya bertanya. Karena masih kesal maka Neni menceritakan semua unek-uneknya.
Saat itu saya teringat satu peristiwa yang pernah saya alami. Ketika anak saya baru berusia tiga tahun, seperti biasa kami pulang kampung naik pesawat. Dalam pesawat, saya dan anak saya mendapat tempat duduk dekat gang, bukan dekat jendela. Padahal anak saya suka sekali duduk dekat jendela. Maklumlah anak kecil. Tapi di dekat jendela telah duduk seorang bapak.
Karena anak saya merengek minta pindah, saya mencoba bertanya kepada bapak itu:"Selamat pagi pak. Maaf pak, apakah boleh tukar tempat duduk? Anak saya ingin duduk dekat jendela." Tapi bapak itu diam saja. Saya mengira dia tidak mendengar, maka saya ulangi lagi: "Pak, maaf. Apakah boleh bertukar tempat duduk?", dia masih diam saja.
Sebentar kemudian dia berkata dengan ketus dan singkat "Ga kelihatan apa-apa." Saya tersenyum sambil berkata: "Yah lumayan lah pak, bisa lihat awan. Atau kalau sedang lepas landas, kan bisa melihat keluar jendela."
Tiba-tiba dia membentak:"Tidak kelihatan apa-apa! Saya kan sering terbang."
Waktu itu saya juga terpancing sehingga saya berkata "Saya juga sering terbang." Lalu saya diam.
Kemudian saya minta pindah ke kursi di belakang yang kebetulan kosong sehingga anak saya bisa duduk dekat jendela. Lalu pramugarinya bertanya "Kenapa pindah bu?". Saya jawab "Saya malas di sebelah bapak itu."
Lalu pramugarinya bekata "Iya sih bu. Biasanya tidak ada orang yang mau duduk di sebelahnya. Namun, dia adalah pelanggan setia kami. Tiap minggu dia dua kali terbang ke Jakarta, dan selalu naik pesawat ini." Yang membuat saya kagum adalah sikap pramugari tadi kepada saya dan kepada bapak itu ternyata sama persis. Sama ramahnya.
Saya ceritakan kepada Neni, lalu saya tambahkan "Pramugari tadi tidak membiarkan perasaan dan pelayanannya dipengaruhi oleh sikap orang lain. Dia selalu berpikir positif." What about you?

Label: , ,

Rabu, Januari 30, 2008

Surprised

Terima kasih Tuhan......

buat kejutan menyenangkan di akhir bulan..



Memotivasi untuk tetap bertahan.

Memotivasi untuk tetap berjuang.

Terima kasih Tuhan buat pemberianmu..

semoga...
aku tetap ingat akan sesamaku
aku tetap ingat akan siapa aku ini
aku tetap ingat siapa yang memberi berkah ini

Terima kasih buat Engkau Sang Pemberi Semangat
Terima kasih buat Engkau Sang Misteri Kehidupan
Terima kasih pula buat Engkat Sang Maha Pemberi..

Amin.

Label: ,

Selasa, Januari 29, 2008

Awal Mula

Berangkat dari sebuah mimpi...
Mencoba untuk berbagi..
dari sekian yang kualami,
pahit, getir, suka, duka, bahagia, murung, menangis, tertawa,

pengalaman membuatku seperti sekarang..
duduk di sebuah kursi orannye...
mencoba untuk menulis...
pfuih...
hal yang sudah lama tak dilakukan.

Mencoba menggali hal yang lampau
mencoba menggapai mimpi
mencoba tuk berbagi kisah kehidupan
seorang regina

Label: , ,