Rabu, Agustus 14, 2013

Sumbangan/Donasi dari uang kembalian Supermarket dan Layanan Pesan Antar

"uang kembalian 300rupiah apakah ingin disumbangkan melalui ....."
hehehehhe... pernah mendengar kalimat tersebut? atau pernah mengalaminya? atau bahkan sering?
Saya sering banget tuch ditanyain hal tersebut. mulai kembalian 100 rupiah sampai 1.000rupiah
Bagaimana kamu menanggapinya?


Awal-awalnya saya cuek saja, lama kelamaan agak risih juga ditanya seperti itu.
Beberapa kali ok, tapi karena terlalu sering, meskipun 200rupiah, saya jawab TIDAK.
bukan karena uji kepekaan saya terhadap sekeliling, tapi rasanya lebih fair kalau ada report pendistribusian donasi.

ternyata tidak hanya pada supermarket, baru-baru ini saya juga ditanya hal yang sama waktu telp layanan pesan antar P** nah loe, saya jadi bingung, apakah memang sekarang sistemnya seperti itu? Bagaimana ya tanggapan YLKI terhadap hal ini?

Saking sebalnya, saya curhat kesuami, kata suami, hal tersebut sebetulnya jangan menjadi ganjalan, kalau memang ngga mau nyumbang, tinggal bilang saja, Tidak bersedia :D hehehhehhe... just simple man.

Kalau menurut kamu, bagaimana reaksimu waktu mengalami hal tersebut tentunya tidak hanya sekali tapi berulang kali?


Label: ,

Kamis, Maret 11, 2010

Pantaskah aku...???

(sebuah renungan pagi hari)

Bolehkah aku memujiMU
Disaat hati ini menggerutu

Bolehkah aku memohon ampunanMu
Disaat aku menikmati dosa yang kubuat


Bolehkah aku meminta berkatMu
Bolehkah aku menyebut namaMU yang Kudus
Disaat banyak dosa yang kulakukan
Secara sadar dan kunikmati dosa itu..

Aku malu Tuhan,
Atas apa yang kulakukan
Kusebut Engkau Tuhanku
Disaat aku juga meminta bantuan tuhan yang lain

Aku malu Tuhan,
Aku ingin memujiMu
Aku ingin menyembahMu
Aku ingin mengadu padaMu
Tapi apa yang kulakukan semuaNya melukai hatiMu

Masih bolehkah aku
Masih pantaskah aku
Masihkah Engkau mengampuniku
Masihkah Engkau mendengar doa-doaku

Serasa hampa hati ini
Serasa aku mengkhianatiMu
Aku pasrahkan hati ini Tuhan
Aku tahu kesalahanku
Tapi aku menikmatinya Tuhan
Menikmati setiap dosa yang kuperbuat
Menyakiti sesamaku
Menyembah tuhan yang lain

Aku mohon ampunanMu….
Ubah hatiku menjadi yang baru
Seturut kehendakMu
Jangan biarkan aku hanyut dalam kesenaganku
Kesenangan mengguncingkan orang
Kesenangan menyombongkan diri
Kesenangan atas milik orang lain

Label: , ,

Minggu, Oktober 04, 2009

Sebuah Renungan

Saat tak ada lagi wajah yang ditemui
saat tak ada lagi orang yang disayang di sisi
Saat kesepian menjemput diri
Saat kematian terasa dekat dihati...
Saat itu datang.. siapkah aku?


Terdengar kabar menyedihkan dari saudaraku nun jauh disana
Banyangan mencekan kembali datang mengingatkanku
Betapa kecil arti diri

Ketika tawa tergambar diwajah,
kala sang buronan dinyatakan tewas
akhirnya, Ramadhan kala itu sangat berkesan

Namun, belum juga tawa itu selesai,
terdengar kabar dari saudaraku nun jauh disana
Alam kembali menunjukkan kuasanya
Lewat bencana, Tuhan menunjukkan siapa yang terbesar
siapa yang terkuat..

Tak dapat kubayangkan
banyak ibu rela mengorbankan nyawa demi anakknya
banyak anak menangis pilu kehilangan orang tuanya
tak dapat kubayangkan
jika suasana itu datang menghampiriku...

Aku ingin berteriak.....
aku belum siap Tuhan untuk menghadapinya
kehilangan orang-orang yang kucintai
kehilangan seluruh memori tentang hidupku
kehilangan apa yang telah kumiliki saat ini..


Namun,
hanya padaMu ya Tuhan,
aku serahkan semuanya..
mereka yang menderita PASTI juga belum siap kehilangan semuanya

Oh Tuhan,
tak cukup air mata ini turun
tak cukup hanya kata-kata saja
hanya sebait doa yang dapat kupanjatkan
untuk semua korban bencana Alam
tak banyak kata-kata .....
Gigihkanlah ketakwaan mereka kepadaMU
menghadapi masa yang akan datang

Label: ,

Minggu, Maret 22, 2009

Perilaku Santun Saat Berbelanja

Wah, hari minggu nich....Jika tidak ada kegiatan, maka salah satu alternatif melepas penat adalah jalan-jalan, entah ke mall atau ke tempat rekreasi. Yang saya cermati sekarang adalah ke mall.


Mall merupakan salah satu tujuan untuk menghabiskan waktu week end.Entah hanya sekedar window shopping atau memang ada tujuan tertentu. Salah satunya adalah berbelanja kebutuhan bahan Rumah Tangga. Mulai dari sabun, pasta gigi, sampai dengan Diapers untuk si kecil. Jika belanja dalam jumlah sedikit, mungkin bisa terpenuhi di supermarket dekat rumah. Namun keistimewaan yang ditawarkan mall adalah adanya pesta diskon pada hari Jumat, Sabtu, Minggu.

Nah, kurang apalagi coba, dapat rekreasinya dapat happynya dan dapat pula diskonnya... (terlepas diskonnya bagaimana lho ya...)

Saya sering mendengar lewat pengeras suara yang mengingatkan agar kita berhati-hati terhadap barang pribadi yang kita bawa, entah tas, dompet, maupun handphone. Namun pernahkah mengamati ada kejanggalan pada rak display..??

Kejanggalan yang saya maksud disini, tata letak yang berbeda dengan kebanyakan. Misalnya ada jeruk ditempat mie instan, atau ada maaf - pembalut wanita - di tempat ATK (Alat Tulis Kantor)..
Apa yang terpikirkan dalam benakmu..? Apakah SPG/SPBnya yang teledor salah menaruh, atau............. yup... itu terjadi karena ada customer yang kemungkinan membatalkan pembelian, namun tidak mengembalikannya di tempat semula. Lalu mengapa kita tidak pernah mendengarkan larangan melalui pengeras suara ya...??? :D

Pembeli adalah raja. Memang itu sebutan yang tepat. Namun apakah kita tidak bisa menjadi contoh raja yang baik. Mudah-mudahan yang membaca artikel ini tidak pernah melakukannya ya..

Jika dibilang capek, ya kita pernah mengalaminya,... terburu-buru untuk mengembalikan ke tempatnya. Namun mungkin ada beberapa cara yang tidak merugikan dan merusak pemandangan:
- Jelas mengembalikan ke tempatnya
- Tetap membawanya dan membatalkan pembelian di kasir.

Nah, apakah sudah siap untuk berbelanja... yuk, kita beri contoh yang baik, satu contoh yang baik jika dilakukan semua orang, pasti dampaknya kelihatan. Apalagi kita membawa anak kecil.. kita memberi contoh kepada mereka.

Label: ,

Selamat atas kelahiran baru





Detik-detik menjelang proses kelahiran adalah menegangkan. Itulah yang terjadi pada proses kelahiran Nabila, keponakanku..
Terlahir dengan berat 3kg, panjang 50cm lahir pada tanggal 16 Maret 2008. Semoga menjadi anak yang berbakti ya...Selamat juga sudah menjadi seorang ibu adikku Dwi Lestari dan menjadi seorang ayah adikku Deddy.



Label:

Rabu, Maret 11, 2009

Stagnan

Suatu titik kehidupan, kita pasti pernah merasakan yang namanya jenuh
Apalagi dihadapkan pada suatu kesibukan yang monoton..
Pagi siang sore kerja, malam dirumah
begitu seterusnya
sampai suatu titik kita berhenti dan merespon: KOK BEGINI YA HIDUPKU......


Yah, ini menggambarkan nafas blogku yang bisa dibilang "mati" satu bulan
Entah mengapa, tidak ada "gairah" untuk mengisi hari-hariku dengan untaian kata
semuanya kubiarkan mengalir tanpa sebuah wadah...

akhirnya..

Hasrat itu kembali... Aku mempunyai komunitas yang secara tidak sadar aku rindukan
Sudah lama aku juga tak menyentuh mereka melalui sapaan

Namun, aku akan kembali, sembari mengumpulkan "gairah" yang terpendam

Aku yakin aku bisa, dan komunitasku bakal menerima aku kembali..

tunggu aku ya...

aku sedang mengumpulkan tenaga...
saat ini aku sedang lelah, letih dalam menulis..

mungkin tulisanku ini juga tanpa arah, namun biarlah, yang penting aku menunjukkan jika aku "masih hidup"

Label:

Kamis, Februari 12, 2009

Bermandi peluh di Bumi Nusantara

Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupmu
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu


Bisa dibayangkan bagaimana Indonesia tempo dulu. Begitu mudahnya dahulu mencari memenuhi kebutuhan dari laut.


lautnya luas, gunungnya megah
menghijau padang, bukit dan lembah


Pejamkan matamu, coba bayangkan....
wow... berada dalam nuansa yang sejuk, hijau, dan segar...
dimana pepohonan bercampur dengan suara gemericik air, dan kicauan burung di pepohonan.

namun,bukalah mata...
cobalah tengok keadaan sekarang
apa yang terjadi dengan padang rumput yang hijau..
peternak tak lagi mudah menemukan padang rumput hijau..

laut tak lagi jernih..

Apa yang terjadi ....
kesenjangan moral, kesenjangan sosialkah..
kesalahan pendidikan kah..
kesalahan pemerintahankah..
semuanya bercampur menjadi satu...

mungkin kita tak dapat banyak mengubah,
tak mungkin kita dapat menghentikan banjir,
tak mungkin kita dapat menghentikan badai,
tak mungkin kita menghentikan lumpur lapindo..

Apa yang dapat kita lakukan demi Negeri ini..
mulai dari hal yang sederhana
membuang sampah pada tempatnya
tak merokok di sembarang tempat
menanam satu pohon
jujur pada diri sendiri
menjauhi narkoba dan judi
tidak melakukan korupsi
Menjalankan PerintahNya
Menjauhi laranganNya
dan melakukan hal baik lainnya...

dan itu dilakukan
MULAI DARI DIRI SENDIRI
PRIBADI PER PRIBADI..

alangkah dahsyat perubahan yang terjadi
bukan untuk kita
namun untuk anak cucu kita..

Masih ada harapan
asalkan kita mau berusaha
bermandi peluh di Bumi Nusantara

Label: , ,

Minggu, Februari 08, 2009

Tak Ada Week End

Wah, lama tak meng-update cerita-cerita rasanya seperti kosong. Wah, beberapa teman juga menanyakan, mbak Nitta dan mas Bhakti kapan nich updatenya...

Maaf dech...


Minggu lalu, merupakan minggu yang bisa dibilang tidak seperti biasanya..
Operasional kantor mulai Senin-Jumat.. tapi khusus untuk Sabtu dan Minggu, hari wajib untuk masuk....:( Kalau boleh dengerin lagu.. pasti lagu yang diputar Bete bete bete ah... :D

Jadi waktu yang biasanya untuk blogger, harus disisihkan terlebih dahulu...
Namanya juga kerja kantoran.. ya harus nurut...

Sebel, itu yang terlintas pertama kali, tapi kalau ditilik lagi.. memang ada harga yang harus dibayar..
aku jadi makin pintar oey....

Jadi maafkan ya teman-teman, jika belum berkunjung...
Harap maklum :D

Label:

Jumat, Januari 30, 2009

Menengok ke Bawah, Menengok ke Atas

Suatu peristiwa dapat membawa makna yang berbeda-beda. Hal tersebut bergantung bagaimana kita bersikap terhadap suatu peristiwa.
Pilihannya adalah, bagaimana kesadaran kita dibentuk melalui hal-hal yang sederhana dan nyata dihadapan kita. Atau, apakah kita akan membiarkan peristiwa terjadi mengalir begitu saja..

Pilihan ada padamu.


Lucu juga... pembelajaran ini muncul begitu saja, waktu mengantar ibu ke Stasiun Sepanjang. Mencoba mencari makna pada sebuah peristiwa yang sederhana.

Bagaimana kamu melihat sebuah kesuksesan..?
Apakah komparasinya..?
Seorang presiden..seorang dokter, ataukah seorang pebisnis yang sukses...?
Atau justru, seorang yang belum berhasil..?

Bagaimanakah kamu melihat kesedihan..?
Apakah komparasinya..?
Seorang yang mempunyai mobil mewah, perhiasan yang dikenakan..?
Atau justru seorang anak yang meminta-minta diperempatan jalan??

Entah, pelajaran yang kudapat ini benar atau tidak..
Pelajaran yang kudapat ...

Raihlah kesuksesanmu tanpa batas..
seorang astronout bisa sampai ke bulan..? Mustahilkah..???
Atau seorang yang lahir dengan keterbatasan..?Mustahilkah dia dapat berkarya..?

Namun, saat engkau sedang dirundung duka, saat masalah menghimpit..
Lihatlah..
masih banyak diluar sana yang lebih menderita dari kita..
ternyata, bukan kita satu-satunya orang yang sedang terpuruk..


Label: , ,

Selasa, Januari 27, 2009

Selamat ulang tahun

Menapak hari,
bertambah usia,
mereguk manis dan duka dunia
mencari jati diri yang sesungguhnya


Entah apa yang bisa kupanjatkan
secuil doa yang sama tiap tahun
semoga engkau semakin diberkati
dengan kesehatan
dengan rejeki berlimpah
makin menjadi ayah yang baik
diberkati Tuhan dengan kedamaian

Indahnya hari ini
semoga menjadi tanda sukses di tahun ini
sukses berkarir
sukses berkeluarga
sukses menapaki dunia yang semakin kompleks

Selamat ulang tahun my honey

Label: , ,

Rabu, November 26, 2008

Hari Guru

Baru sadar setelah membaca surat kabar, ternyata kemarin adalah hari guru. Jatuhnya tepat tanggal 25 November. Mengapa saya tertarik mengenai hari guru, karena ibu saya adalah seorang guru.



Saya ingat betul, bagaimana ibu saya, sebagai seorang guru, menyekolahkan saya seorang diri (karena ayah saya sudah almarhum sejak saya kelas 4 SD). Betapa beliau betul-betul berusaha memberikan pendidikan terbaik buat saya. Mulai SD, SMP, SMU, sampai dengan duduk di bangku kuliah. Kalau di flash back lagi, bisa berlembar-lembar ceritanya.. :D
Beliau merupakan sosok guru yang bisa dibilang mempunyai disiplin yang tinggi, namun juga humoris. Beliau mengajar disebuah Sekolah Dasar Negeri yang ada di Surabaya.


Sejak pemerintah memberi signal agar guru terus meningkatkan kualitas kerjanya, ibu saya mengambil kuliah S-1. Itupun saya melihat betapa ibu seperti dipaksa, demi mengejar yang namanya kualifikasi. Kalau boleh jujur, saya kasihan, karena disaat usianya memasuki kepala 4, beliau masih harus bersekolah (bukan mengajar melainkan yang diberi pelajaran). Tapi yang namanya menimba ilmu memang tidak mengenal usia.

Belum lagi tahun lalu, beliau mengikuti program sertifikasi untuk angkatan 2006 dan karena kurang memenuhi criteria, akhirnya beliau mengikuti Diklat. Tapi mana, sampai sekarang pun belum ada pemenuhan janjinya, yang terucap hanya janji-janji manis semata. Saya kasihan, ibu sampai bolak-balik harus ngurus ini lah, itulah, ngga tahu kurang syarat apa lagi…
Ada pengalaman seputar diklat.. salah seorang teman ibu saya (kenalnya juga pas diklat), gara-gara “njagak’ke” tunjangan professional –dan ngga cair-cair, sampai akhirnya meninggal (mungkin karena sakit, tapi mikir kan juga penyakit :D)

Mudah-mudahan dengan ulang tahunnya saat ini, para guru menjadi lebih berkualitas. Juga pemerintah lebih memperhatikan nasib para guru khususnya guru Bantu dan lebih khusus lagi yang mengabdikan hidupnya di pelosok-pelosok desa dan tempat yang terpencil. Semoga.

Label:

Jumat, November 21, 2008

Waspadai Longsor

Pergantian musim telah datang. Cuaca sekarang cenderung dingin. Hujan mulai turun. Apalagi belakangan, hujan angin mulai sering terjadi. Bagi saya, keadaan tersebut cukup mengkhawatirkan.

Belum lagi kondisi banjir dan genangan air di sepanjang jalan, bagi saya - si pemakai roda dua - cukup merepotkan.



Pagi ini, pukul 5, ada telepon dari keluarga rewang saya. Daerah Trenggalek longsor. Wah cemas, pasti...Bagaimana tidak. Waktu saya berkunjung ke daerah Trenggalek, tepatnya di rumah rewang saya, rumahnya terletak persis di sebelah bukit, dan bisa dibilang memang merupakan kawasan yang rawan longsor.

Nah, pagi tadi, keluarganya mengabarkan, kalau rumahnya kelongsoran....
Waduh..... tidak bisa saya bayangkan bagaimana stressnya...
Maunya ngasih ijin pulang, tapi ..... saya juga ngga bisa cuti untuk menjaga anak saya...sabar ya De...... itulah yang bisa saya sampaikan. Mungkin kalau pas weekend, bisalah, karena saya libur.
yah... saya hanya bisa berdoa, mudah-mudahan tidak terlalu parah kerusakan yang ditimbulkan.

Bagi rekan-rekan yang lain, tetap waspada, jangan lupa, hanya bisa menghimbau biasakan buang sampah pada tempatnya ya... biar banjirnya ngga tambah parah. Jangan lupa perhatikan pula saluran airnya, jangan sampai tersumbat. Waspadai pula berbagai macam penyakit yang menyertainya, demam berdarah, diare, muntaber, dan juga flu.


Label: ,

Kamis, November 20, 2008

Sudahkah ber-NPWP??

Baru-baru ini di kantor, ada sosialisasi mengenai NPWP? Sebagai orang awam, yang kutahu NPWP itu hanyalah Nomor Pokok Wajib Pajak. Namun implementasi dari itu apa dan bagaimana, saya belum paham benar. Oleh karenanya dengan semangat 45, kuikuti sosialisasi NPWP.

Wah ternyata…………….

Sebagai orang yang taat pajak, memang seharusnya kita memiliki NPWP.. kalau tidak taat, apa kata dunia…….???
Mungkin masih ingat, bagaimana Dinas Pajak membuat iklan yang mudah dimengerti olah orang awam pajak. Terus terang saja, bagi saya, pajak masih momok. Dalam pikiran saya, yang namanya orang pajak itu menakutkan. Apalagi, saya sangat awam sekali dengan peraturan perpajakan.

Berangkat dari himbauan untuk pembuatan NPWP tersebut, di kantor mulai terlihat kesibukan baru, yaitu pembuatan NPWP. Mulai dari office boy, sopir, karyawan seperti saya, apalagi manager saya.. :D

Namun benarkah peraturan baru ini bisa menjadi mutualisme..? Ataukah hanya jebakan semata?

Memang sekarang masih was-was, ada perasaan kehidupan pribadi bakal diobok-obok, tidak ada kebebasan lagi (karena harus bener-bener terarsip dengan baik jika ada pemeriksaan dapat menunjukkan bukti-bukti yang akurat)

Kita sebagai warga Negara yang baik memang wajib memiliki Nomer Pokok Wajib Pajak tersebut. Terlepas apakah nantinya memberikan efek positif atau justru jadi bumerang. Sudah sepantasnya juga kita mensupport langkah yang sudah dilakukan Dinas Pajak.
Bagaimana jika kita tidak memiliki NPWP? Dikatakan disana yang pasti kita akan dikenakan Pajak lebih tinggi dari yang tidak punya NPWP. Jika keluar negeri pun katanya harus ber-NPWP (nah lho..)

Bagaimana pula dengan Sunset Policy yang diadakan Dinas Pajak.. (wah, apalagi nich sunset policy)
Yang saya tahu, tapi belum paham, sunset policy itu merupakan fasilitas pengampunan berupa bunga atas kekurangan pembayara pajak dimana Sunset Policy berlaku untuk satu tahun perpajakan. Pada acara sosialisasi tersebut dijelaskan, kita harus mengambil kesempatan ini, karena pada momen ini, segala kekhilafan kita akan dimaafkan :D JADI TUNGGU APA LAGI, bagi yang belum memiliki NPWP, hayo rame-rame ke KPP (sesuai domisili masing-masing) dan hayo memanfaatkan SUNSET POLICY...
(tapi maaf ya... sssttt.. yang nulis juga belum ngurus NPWP & jangan dilaporin lho ya... :D )

Label: ,

Sabtu, November 08, 2008

Beranikah Engkau Bermimpi Besar

Sudah sepekan tidak memposting apapun, hanya melihat, siapakah yang mengunjungi blog kesayanganku ini.. :D

Banyak sebenarnya yang ingin kutulis, mulai dari kasus trio bom bali, Pilkada 4 November di Jatim, sampai The Next President AS, tapi apa daya, kesibukanku sebagai orang kantoran, membuatku hanya bisa mengemasnya sebagai sebuah ide.

Memang tidak ada kata terlambat, namun semangatnya sudah beda pada saat hendak menulis.

Namun, semangat yang satu ini jelas beda
Dimana letak bedanya..?


Yah.. tentang yang satu ini tentu semuanya sependapat bahwa kita tetu semangat ketika ketika kita membicarakan mimpi kita.Apalagi Mimpi itu Gratis alias tidak dipungut biaya...

Yang menjadi pertanyaan, beranikah kita bermimpi Besar..?
Atau kita takut nantinya hanya akan menjadi pemimpi besar..?

Sebesar apa mimpi kita, jika tidak didorong dengan motivasi untuk mencapainya, tentunya akan menjadi sebuah mimpi yang tak kesampaian,
Banyak orang yang berhenti sebelum meraih mimpi-mimpinya, mengapa..

Ya.. tentu saja (apalagi untuk mimpi yang besar)pastilah tidak semulus yang dibayangkan.
Tadi pagi saya membaca sebuah surat kabar tentang Krisdayanti. Disana disebutkan bahwa Krisdayanti rajin mengejar mimpi-mimpinya. Mengejar mimpi digambarkan KD seperti mendaki sebuah gunung, saat tiba dipuncak Gunung, kita menyadari bahwa masih banyak gunung yang belum kita daki. Bagaimana dengan kita?

yah, ternyata mimpi saja tidak cukup, tanpa motivasi yang kuat,dan salah satu komentar dari pak anang yb yang menyatakan bahwa Mimpi saja tak cukup untuk memacu motivasi kita. Kawan dan teman curhat kadang kita perlukan saat semangat mulai kendur..:D

Saya jadi ingat pada sebuah cerita mengenai Jejak Kaki. Itulah yang menjadi kekuatan dan pendongkrak motivasi saya, bahwa memang Yang Maha Kuasa tidak menjanjikan kita akan terhindar dari kesulitan, namun yang dijanjikan adalah kekuatan untuk menghadapi kesulitan.

Jadi, bagaimana dengan Mimpimu, berapa banyak dan seberapa tinggi kamu telah bermimpi, dan berapa banyak kamu telah jatuh untuk menggapai mimpimu..?
Sudah siapkah Engkau meraih mimpi-mimpimu..?

Label: , ,

Sabtu, November 01, 2008

Sebuah renungan sederhana

Jumat kemarin, spidol saya terjatuh tepat dibawah kursi saya..
sembari duduk, saya mencarinya, sangat lama untuk ukuran jatuh dibawah kursi sendiri

namun apa yang terjadi??


saya tidak dapat menemukannya
meskipun saya membungkuk sambil tangan saya meraba-raba mencari ke sekitar,
saya memakai kaki untuk menelusurinya sejauh kaki saya bisa mencari
tetap saja spidol itu belum ketemu
padahal saya yakin, tempatnya dibawah kursi

karena tidak ketemu juga,
saya bangkit berdiri, saya menjauh dari kursi, dan akhirnya..
mendapati sebuah spidol yang sejak tadi saya cari

Mungkin itu pelajaran simpel saja
Namun bagi saya, artinya sangat mendalam
bagi saya...

jika kita mengalami sesuatu, misalnya masalah,
kita cenderung mencari kesalahan itu
entah didalam diri, entah orang lain
kadang saya juga sering meratapi, mengapa begini
mengapa begitu

ternyata ...
kita harus melihat dari lingkup yang lebih luas,,
wawasan kita harus terbuka,
sehingga kita bisa melihat, apa yang sebenarnya kita cari
apa yang sebenarnya menjadi batu sandungan

yah simple saja sebenarnya kejadiannya,
tapi entah mengapa saat itu begitu mengena buat saya

bagaimana dengan anda..
peristiwa apa yang menginspirasi anda ..



Label: , ,

Senin, Oktober 27, 2008

Semangat [PR] Ngeblog



Bingung mau cerita apa..
Pertamanya sih nemu blog-nya mbak nitta dari reviewmu.com
ternyata orangnya asyik juga...


iseng-iseng kubaca webnya yang lain www.nittaprasetya.com, lho ada PR apa lagi nich (setelah kemarin baru ngerjain PR yang lain di dunia maya), dan
ini PR or PR... :D dan waktu kutanya, ternyata PR yang murni PR ( ehhehehhe)
Alhasil, akibat pertanyaanku itulah aku yang dapat PR ini.

Caranya:

1. Put the logo on your blog. (logonya ambil di sini)

2. Add a link to the person who awarded you.

3. Nominate at least 7 other blogs.

4. Add links to those blogs on yours.

5. Leave a message for your nominees on their blog.


Nah, no.1 -2 mudah dikerjakan, tapi yang no 3 -5 ini yang bingung, mau dikasih ke siapa lagi nich PR.. masak mau lempar-lemparan PR to (seperti kata mbak Nitta by ym), maunya nawar sih, jangan tujuh dong, 1 saja.. or ada yang mau daftar...

Bu Guru, saya sudah mengerjakan PR, berapa nilai saya.. heh eheh he dan apa ada PR yang lainnya, tapi mohon, PR yang satu ini betul-betul PR donk.. (untuk tambahan beli susu)

Untuk 7 nominatenya menyusul ya bu...( nawar nich ye...)

Label: , ,

Hitam putih dunia

Sembari mengambil nafas, kuarahkan pandangan nun jauh disana..
Apa yang telah aku perbuat..
Apa yang ada dalam benakku..

Sekilas terlintas lagi bayang-bayang itu..
dan benak terus menerus berucap.. seandainya, seandainya, dan seandainya..


Yah, inilah hidup
bagai roda ia berputar
bagai karang ia tak tersentuh
bagai air ia tak berbentuk

Hidup adalah dimasa kini
Hari kemarin adalah kenangan
Yang dapat diperbaiki adalah hari ini dan esok

Selamat berjuang buat Hari Esok
Wujudkan MIMPI-MIMPI

Label: ,

Sabtu, Oktober 25, 2008

STTB di Taman Bungkul

Sabtu pagi tadi, aku mencoba mengikuti sebuah kegiatan yang menurutku unik. Kegiatan yang diberi nama STTB.
Mulai sabtu ini juga, kegiatan dilakukan di Taman Bungkul, waduhhhhhh, gimana rasanya ya...

Apa itu STTB??
Ternyata STTB adalah kepanjangan Sehat dengan Tertawa di Taman Bungkul. Ya, kegiatan yang dulu sempat saya ikuti ini berlangsung untuk kalangan umum, tidak dibatasi usia, dan tanpa dipungut biaya alias gratis tis tis tis.

Mau ikutan?

Acara ini diadakan setiap hari sabtu, mulai pukul 05.30 - 06.30 WIB. Di sana dijamin dech kita akan menjadi tontonan umum, mengapa....

Pada awal tadi sempat saya sebut bahwa kegiatan ini unik. Uniknya adalah kita dilatih untuk terapi tertawa...

ya terapi tertawa.

Meskipun saya hobby tertawa, bukan berarti kegiatan ini mudah bagi saya.
Penasaran, ayo yang mau gabung dan didaerah surabaya, ikutan yuk...
Syaratnya... langsung datang saja ke TKP,arena skateboard taman bungkul Surabaya, ga perlu konfirmasi kok..

Label: ,

Senin, Oktober 20, 2008

Menghindari Magnet Rel Kereta Api

Ini saya dapat email dari seorang teman, barangkali bermanfaat...
(maaf saya ngga tahu teman saya ambil sumbernya dari mana)

Tadi pagi berangkat kerja seperti biasa jam 9... kearah roxy.... lewat kolong jembatan yang baru...... saya melewati rel kereta api.. eh saat melintas... udah mau melintas rel, ada bunyi tit tit tut tit tut... wah ada kerata mau lewat saya tengok kekanan, bisa saya lihat kereta udah kelihatan walaupun masih jauh... wah petugasnya terlambat, bunyikan....



eh berdasarkan pengalaman saya refleks bunyikan klakson... kebetulan didepan tidak ada mobil.... Didalam mobil saya santai aja.. dan berusaha tenang.... supaya mesin tidak mati.....saya bunyikan klakson trus.. eh tiba2 tape mobil saya.. menyala.. dan saya lebih kaget..
kok bisa ya menyala sendiri????

saya teringat kejadian 2 thaun lalu.. saat om dan tante saya terjebak .. diatas rel kreta api, mobil mereka tiba2 berhenti mendadak, , mobil tidak bisa dihidupkan.. mereka panik...... dan reflek aja saya tekan klaksonnya.. berkali2 dan om saya starter lagi eh .... Puji Tuhan.... mesin mobil on lagi.... dan kereta udah benar2 mendekat.... semua orang udah berteriak... . keluar keluar..... akhirnya slamat....

saya baca buku.. ternyata rel kereta menghantarkan listrik dan magnet yang membuat mesin mobil/ motor bisa mati mendadak, akan tetapi bisa diatasi dengan bunyi yang tinggi yaitu klakson... ternyata berhasil memutuskan rangkaian listrik dan medan magnet....

yach teman.... tolong sebarkan dan buktikan kalo melintas rel kereta api harus hati2...lebih baik menunggu dan selamat.... atau dengan bunyikan klakson.. bisa membantu saat kita sudah terjebak.... diatas rel kereta api...

Label: ,

Rabu, Oktober 15, 2008

Mengerjakan PR 10 Fakta tentang Regina

Wah wah, saya termasuk murid yang bandel nich.. dikasih PR tetapi belum dikerjakan. Untung saya tidak dihukum oleh P Guru.

Nah, saya dapat PR mengenai 10 Fakta mengenai diri saya. Di pikiran saya langsung muncul tuing tuing... apa ya...



Fakta 1 : Saya Pekerja Kantoran
Saya disibukkan dengan yang namanya rutinitas kantor. Pagi berangkat, pulang sore (kadang-kadang) seringnya malah malam. Macet berangkat n pulang kantor, itu sudah menjadi makanan sehari-hari. Dan saya menikmati hari-hari itu (ya harus lah...)

Fakta 2: Saya adalah seorang istri dan seorang ibu
Menikah muda, rasanya jauh dari bayangan. Tapi begitu bertemu dengan pangeranku, eh.. langsung berubah deh pemikirannya. Pernah mengalami keguguran pada awal kehamilan pertama. Untungnya kok ya tokcer juga.. 5 bulan kemudian bisa hamil lagi dan muncullah Giacinta Nala Saraswati

Fakta 3: Sssssttt saya Temperamental atawa biasa disebut moody
Kadang-kadang saya bisa sering sedih, kadang sering bahagia banget...Saya sangat menyadari itu. Sebuah temperamen sulit untuk diubah, namun dapat dikendalikan. hal itulah yang masih saya pelajari sampai sekarang.

Fakta 4: Saya senang sekali memiliki banyak teman
Teman merupakan bagi saya merupakan wujud keberadaan sosial kita dimasyarakat. Ada beberapa teman dari dunia maya. Beberapa diantaranya ya pak guru saya yang memberi tugas, bapak anang yb, mas Fahry, mbak Nita, mbak Riana, mbak ayu, dan masih banyak lagi teman dari dunia maya. Dari dunia nyata, ada mas Onny, pak Doddy (yang mengenalkan saya pada dunia blog), mbak Meta, my sist Anggita, pak Teguh, dan wah, masih banyak euy...

Fakta 5: Saya senang berlama-lama didepan komputer
Ga tahu ya.. rasanya waktu itu kurang kalau sudah berhadapan dengan komputer (kecuali pas dikantor dan diserang rasa ngantuk).

Fakta 6: Saya seorang pembelajar
lebih mudah bagi saya untuk mengerjakan sesuatu yang cukup sulit daripada harus berdiri dan mengajar murid-murid. Untuk menjadi seorang guru saya sudah gatot (baca=gagal total), tapi untuk mempelajari hal-hal baru, saya sangat antusias. Tapi jangan disuruh belajar Fisika dan Kimia ya... (Ampuuunnn)

Fakta 7: Saya ini penakut h heheh h e
No comment dech

Fakta 8: Saya menyukai puisi
Saya suka puisi sejak masih SD dan mengkoleksinya. Salah satu yang masih disimpan ibu adalah puisi seminggu sebelum alm papa berpulang. Demikian petikannya:

Di pipiku kanan dan kiri
mengalir sebuah anak sungai
terdengar ratapan seorang anak
yang ditinggal mati papanya

Tapi menjelang SMP, pada saat itu teman-teman mengejek hobbyku yang satu ini. Akhirnya hobby ini kukubur dalam-dalam. Pada saat mengenal blog, ternyata ada juga anak muda yang menyukai hobby puisi. Sukses buat hobbynya.

Fakta 9: Pencinta musik tapi ngga bisa main musik dan ngga bisa nyanyi
Nah ini dia. Dunia rasanya sepi tanpa adanya musik. mau pop, pop rock, keroncong, dangdut, alternatif, wah, yang penting ada musik dech..Dan lucunya lagi, karena orang tahu bahwa saya tidak bisa menyanyi, saya malah ditunjuk jadi dirigen pas pelayanan. Awalnya, karena ada lomba paduan suara Mudika saya tidak ikut, karena tidak PD dengan suara saya, eh... ternyata malah diminta partisipasi sebagai dirigen. Dan, ada lomba dirigen terbaiknya juga... ehheh he h dan....
jadilah dirigen terbaik yang tidak bisa menyanyi (hua hahh ahhahaha)

Fakta 10: Sebuah kesadaran baru
Sebuah kesadaran mulai timbul, manakala punya anak. Rasanya ingin secepatnya mempunyai waktu yang dapat dimanage sendiri. kapan Bekerja, kapan mengurus anak, dan yang juga tak kalah penting, kapan mengurus suami... :D

Wah, akhirnya tugasnya selesai sudah. Pada awalnya bertanya-tanya, apa yang mau kutulis ya. Tapi setelah ditulis, waduh kok cuman sepuluh.. heh ehh e ternyata masih banyak yang mau saya bagi, tapi ngga boleh serakah. tugasnya dikerjakan dulu sesuai porsinya, sapa tahu nanti masih ada to be continuednya..

Apa harus ya tugas ini dibagikan. Saya coba dech membagi tugas ini, buat mbak meta, pak Doddy, mas Onny, Pak Teguh, mbak Nita, Anggita, mbak Riana, mbak ayu, mbak Ririn, Agus David

Label: , ,